Torsio Testis atau Tortion of the Testicles

Adalah terpuntirnya funikulus spermatikus, sehingga terjadi strangulasi  aliran darah ke testes, sehingga apabila 5-6 jam (golden period) tidak mendapatkan terapi akan terjadi atropi testes, karena perfusi oleh vasa spermatika intena menurun. Biasanya didapatkan pada usia  < 25 tahun (tipe Infravaginal) , paling sering pada masa pubertas. Pada bayi disebut Supravaginal/ diluar tunika vaginalis ) . Eksplorasi pada dewasa dilaukan insisi pada scrotum untuk mengetahui apakah benar ada torsi, karena insisi pada inguinal ditakutkan akan terjadi reposisi torsi.

Torsi dimulai dari kontraksi testes sebelah kiri , dimana testes kiri berputar berlawanan dari arah jarum jam sehingga terjadi odem testes dan funikulus akibatnya terjadi iskemia.

Etiolgi  à  Perubahan suhu yang mendadak ( saat berenang),  Celana ketat, Trauma scrotum

Gambaran Klinis

Anamnesa

Nyeri daerah scrotum mendadak dijalarkan ke inguinal

Pembengkaan testes

Mual, muntah

Pemeriksaan

I :  Testes bengkak, sakit, letak lebih tinggi dari sisi kontralateral

P :  teraba penebalan funikulus spermatika , rasa sakit bertambah bila testes diangkat kearah simpisis pubis à  Phren’s sign (+)

Diferensial diagnose dengan epididimitis. Dibedakan dengan pemeriksaan dopler, dimana  pada torsio tidak nampak aliran darah arteri , sedang pada epididimitis vaskularisasinya bertambah.

Terapi

Detorsi Manual

Mengembalikan posisi testes keasalnya dengan memutar testes ke arah berlawanan dengan arah torsio , dengan lokal anestesi (lidokain 1%) pada funikulus  spermatikus di anulus eksternus 10-20 cc à bila gagal dilakukan operasi

Operasi

Tujuan menghembalikan testes kearah yang benar , menilai testes masih viabel atau nekrosis ,  bila

–  Viabel  à Orkidopeksi pada tunika dartos, dilanjutkan orkidopeksi sisi kontralateral pada 3 tempat

–  Nekrosis à Orkidektomi disusul orkidopeksi sisi kontralateral

Bila nekrosisi dibiarkan akan merangsang terbentuknya antibodi antisperma sehingga mengurangi kemampuan fertilitas dikemudian hari.

Bila >  5-6 jam tidak perlu diterapi karena atropi testes

  • <  6 jam  à  reposisi manual dengan lokal anestesi à gagal operasi
  • 12 jam  à Orkidektomi

Prognosa

6 jam hasilnya baik, 8 jam memungkinkan pulih kembali, 12 jam meragukan, 24 jam dilakukan orkidektomi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: